Pesantren ini lahir dari sebuah niat tulus untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah di tengah masyarakat. Berawal dari pengajian sederhana di sebuah surau kecil, pendirinya dengan penuh keikhlasan mengajarkan Al-Qur’an, ilmu fiqih, dan akhlak kepada beberapa santri yang datang dari lingkungan sekitar.
Seiring berjalannya waktu, semangat menuntut ilmu semakin tumbuh. Jumlah santri bertambah, kepercayaan masyarakat pun semakin menguat. Surau kecil itu kemudian berkembang menjadi sebuah pesantren yang tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga pusat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian santri.
Dengan berlandaskan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah dan tradisi keilmuan pesantren salaf, pesantren ini terus berupaya menjaga nilai-nilai luhur warisan ulama, sembari menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Kitab kuning tetap menjadi ruh pembelajaran, sementara akhlak dan adab menjadi pondasi utama kehidupan santri.
Hingga kini, pesantren terus berkhidmat mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia, siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
0 komentar:
Posting Komentar